Pencampakan-mu...
haruskah aku melamun di hari yang masih pagi
saat setetes embun masih menampakkan dirinya
selama musim masih belum bergulir
masih ada waktu tuk introspeksi
masih ada sejuta impian yang bisa terangkai dalam buku agenda
kenapa harus mencari yang tak mau menghampiri?
bukankah terlalu naif untuk menyiksa diri?
entah itu,
pencampakanmu adalah duri penghalang jalan yang musti
kubuang...
dalam lubangan yang dalam
Sabtu, 22 Maret 2014
Selasa, 04 Maret 2014
sebulir mimpi
di mana bulir2 itu akan berlari
bulir-bulir kecil yang menjadi kesegaran kehidupan
kertakkan gigi dan terus bertahan
ya Allah,, kutahu kekuatanMu lebih dahsyat dari semua yang bisa aku lakukan dari makhluk sekecil kami... ya Allah. cobaan demi cobaan kehidupan semakin berat. jika aku menggantungkan hidupku pada sesama manusia. kuyakin mereka tak mampu.
semakin kencang angin cobaan yang menerpa.. tapi aku tak ingin menyerah sebelum aku berusaha. sampai titik darah penghabisan ya Allah,, tapi semuanya juga kembali pada-Mu.
bulir-bulir kecil yang menjadi kesegaran kehidupan
kertakkan gigi dan terus bertahan
ya Allah,, kutahu kekuatanMu lebih dahsyat dari semua yang bisa aku lakukan dari makhluk sekecil kami... ya Allah. cobaan demi cobaan kehidupan semakin berat. jika aku menggantungkan hidupku pada sesama manusia. kuyakin mereka tak mampu.
semakin kencang angin cobaan yang menerpa.. tapi aku tak ingin menyerah sebelum aku berusaha. sampai titik darah penghabisan ya Allah,, tapi semuanya juga kembali pada-Mu.
Langganan:
Komentar (Atom)
